Premier League Roundup: Chelsea dikejutkan Bournemouth, United kalah di tangan Spurs, City semakin kokoh

Pertandingan Liga Inggris semalam sangat unik, karena bertepatan dengan Transfer Deadline Day, yang banyak mengakibatkan drama dan prahara. Hasilnya, skor akhir yang tidak bisa ditebak.

Chelsea, yang baru saja mendapatkan Oliver Giroud, menjamu Bournemouth di Stamford Bridge. Giroud belum bisa dimainkan pada pertandingan ini, semantara Batshuayi telah hijrah ke Dortmund, dan Morata tengah cedera; Chelsea tampil tanpa striker, dan Conte memainkan hazard sebagai false 9, diapit Pedro dan Barkley.

Photo: PA

Formula ini tidak berjalan sebagaimana rencana. Chelsea ompong dan tak mampu menembus pertahanan WBA, babak pertama pun berakhir dengan 0-0.

Babak kedua Chelsea amburadul. Berturut-turut Callum Wilson, Stanislas, dan eks Chelsea, Nathan Ake, menjebol gawang Courtois di menit 51, 64, dan 67.

Kekalahan ini membuat Chelsea turun 1 peringkat, kalah selisih gol dari Liverpool, serta membuat Conte di bawah tekanan, meski pelatih asal Italia tersebut menyatakan dia masih puas dengan kinerjanya selama ini.

Fernandinho cetak gol pertama (Photo: The Guardian)

Beralih ke Manchester, City menjamu West Bromwich. Meski tanpa Leroy Sane yang cedera panjang, City tetap tampil dominan. City berhasil menang 3 gol tanpa balas via Fernandinho (19′), De Bruyne (68′) dan Sergio Aguero (89′).

Selanjutnya ada big match di London, antara Tottenham Hotspur melawan Manchester United. Mourinho memainkan rekrutan anyarnya, Alexis Sanchez sejak menit pertama, sekaligus debut Sanchez untuk United di EPL.

United dikejutkan dengan gol cepat Christian Eriksen di menit pertama. Gol ini terbukti menghancurkan ritme United. Selanjutnya, Spurs menguasai pertandingan.

Christian Eriksen membuat gol cepat. (foto: twitter)

Spurs menambah keunggulan di menit ke-28. Sebuah umpan silang mendatar dari Kieran Trippier dari sisi kanan, berusaha dihalau oleh Phil Jones. Naas, bola malah masuk ke jala sendiri, David De Gea tidak mampu menyelamatkan.

Di sisa pertandingan,United tidak mampu berbuat banyak. Meskipun hanya nggul tipis di possesion ball, 52-48, Spurs mampu lebih banyak menghasilkan peluang. Total sebanyak 22 tembakan dilesakkan Spurs, dengan 6 diantaranya mengarah ke target. MU sendiri hanya mampu membuat 6 tembakan, dengan hanya 3 yang mengarah ke gawang Hugo Lloris.

Kekalahan ini membuat Manchester City semakin kokoh di puncak klasemen, memperlebar jarak dengan tetangga sekotanya menjadi 15 point. Sementara Spurs berhasil menjaga asa untuk masuk ke zona liga Champion, mempertahankan selisih 2 poin (48) dengan Chelsea dan Liverpool (50), serta memperlebar jarak dengan Arsenal (42), yang sehari sebelumnya kalah dari Swansea.

Hasil pertandingan dan Klasemen Lengkap dapat kamu lihat disini.

Jadi… sudahkah kita bisa memberi selamat kepada Manchester City..??
Apapun, semua masih bisa terjadi…!!!