Jose Mourinho kritik Pemain Belakang United

Jose Mourinho melayangkan kritik terhadap pertahanan Manchester United setelah mereka terpuruk pada pertandingan melawan Newcastle. Lini belakang United kalah duel udara melawan Florian Lejeune, yang berhasil menyundul bola untuk kemudian ditendang oleh Ritchie ke jala David De Gea.

Mourinho memuji tim Rafa Benitez karena “bertarung seperti binatang”.

Dalam konferensi pers seusai laga, Mourinho menyebut, “Apakah Newcastle beruntung? ya, mereka memang benar (beruntung).”

“Ya mereka memang (beruntung), tapi terkadang Anda menariknya dengan keadaan Anda, dan mereka (newcastle) berjuang untuk hidup mereka, dan itu adalah hal yang indah dalam sepak bola.”

“Sir Bobby Robson mengatakan kepada saya, setelah mengalami kekalahan, jangan sedih, dan pikirkan kebahagiaan orang lain.”

“Saya tahu Benitez sangat senang dengan tiga poin dan Dewa sepak bola bersama mereka.”

“Saya tersenyum, tapi saya kecewa. Kami melakukan lebih dari cukup untuk pulang tanpa kekalahan.”

Ditanya apakah dia kecewa dengan proses terjadinya gol, Mourinho menambahkan: “Ya. Itu bukan tendangan bebas yang berbahaya. Pemain berada di posisi. Tapi kami kalah duel di udara.

“Saya ingat betul. Seorang (pemain) Newcastle melompat, dan dua pemain saya (hanya) melihatnya dan tetap di tanah (tidak melompat)”


“Adalah lebih logis untuk mengeluhkan tentang kalah duel udara daripada kehilangan bola kedua. Saya harus kecewa.”

“Kami melatih pengorganisasian. Pemain memiliki tugasnya masing-masing. Para pemain memiliki tanggung jawab mereka. Anda tahu siapa yang kalah duel di udara. Sulit untuk berada dalam posisi (saya). untuk mengkritik pemain sendiri.”

“Newcastle bertarung seperti binatang. Binatang adalah kata yang baik. Ini adalah pujian. Mereka memberikan semua yang mereka punya. Mereka bertarung seperti binatang.”

“Kami membuat kesalahan, tapi kemudian mereka bertarung setengah mati untuk menjaga clean sheet. Kami bisa berada di sini selama 10 jam dan tidak akan mencetak gol. Bila Anda melihat jumlah peluang yang hilang, mulai di babak pertama saat Anthony tinggal berhadapan dengan kiper”.

Dan Mourinho mencoba menyalahkan kesalahan tersebut, dengan kekalahan Chile yang melontarkan dua kali.

“Di babak kedua, kami memiliki Alexis dengan gawang terbuka, dan kemudian kami mengalami akumulasi situasi dimana hal itu menjadikan kami tidak (mampu) mencetak gol.

“Mereka mendapatkan dari kami kesalahan defensif, dan dari tendangan bebas, mereka mencetak gol.”