Jelang Liga 1: Arema FC Jor-joran di Lini Depan

Arema FC juara Piala Presiden 2019. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

Arema FC membenahi lini depan dengan sangat signifikan, juga mengganti pelatih yang membawa hoki menuju Liga 1 2019. Gelar juara Piala Presiden menjadi gambaran, Singo Edan seolah menebar ancaman tak main-main musim ini.

Arema tampil di Liga 1 2019 sebagai tim papan tengah di kompetisi Liga 1 2018. Mereka finis di peringkat kesembilan dengan mengantongi 50 poin di akhir musim.

Laju Arema memang tak mulus musim lalu. laju naik turun membuat manajemen memutuskan untuk mengganti pelatih dari tangan Joko Susilo kepada Milan Petrovic.

Tapi, Milan pun terdepak di akhir musim. Dia diganti oleh Milomir Seslija. Bersama Milo, sapaan karib Milomir Seslija, Arema meraih trofi Piala Presiden 2019.

Perubahan pelatih itu berlanjut kepada hal detail lain. Arema menyatakan bukan klub biasa-biasa menuju Liga 1 2019 dengan memamerkan jersey baru dari kerja sama dengan apparel asal Spanyol Munich X.

Jersey diibaratkan sebagai jubah yang identik dengan semangat perjuangan untuk membawa kemenangan dan juga keberuntungan bagi seluruh elemen Arema FC.

Arema juga melakukan perekrutan gila-gilan utamanya untuk menambah daya gedor. Padahal, mereka te;ah memiliki Makan Konate yang tampil sip sepanjang Piala Presiden.

Adaptasi Panjang di Sleman

Arema memperhitungkan dengan cermat jadwal Liga 1 2019. Setelah dipastikan melawat ke markas PSS Sleman dalam laga perdana, sekaligus menandai kickoff Liga 1 2019, Arema boyongan ke Yogyakarta.

Dua kali uji coba, Arema menuai menang dan kalah dengan tuan rumah, PSS. Arema segera mengevaluasi kinerja pemain usai dikalahkan PSS 0-2 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu (11/5/2019).

Usai bermain di PSS, Arema terbang ke timur, ke markas Borneo FC. Baru pada pertandingan ketiga, Arema menjamu Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (27/5/2019).

Serius Membangun Lini Depan

Jajaran pelatih Arema FC memberi catatan penting akan lemahnya lini depan. Performa Robert ‘Gladiator’ Lima Guimaraes dirasa kendur hingga minim memberikan kontribusi terhadap tim.

Striker asal Brazil itupun dibuang, dan tak lama Arema FC mendatangkan Sylvano Comvalius untuk menambah daya gedor di lini depan. Dia tak asing dengan Liga 1. Comvalius merupakan topskorer Liga 1 2017, Dia membela Bali United waktu itu. Sempat meninggalkan Liga 1 untuk bermain bersama Kuala Lumpur FA yang berlaga di Liga Super Malaysia, dia kembali.

Arema FC: Jor-joran di Lini Depan Sylvano Comvalius menambah daya gedor Arema FC. (istimewa)

Pemain 31 tahun asal Belanda itu resmi diperkenalkan manajemen Singo Edan pada 24 April 2019. Dia akan diduetkan dengan playmaker Makan Konate. Meski belum menunjukkan kemampuan terhebatnya saat laga ujicoba. Milomir Seslija, arsitek Arema FC, yakin Comvalius bakal menunjukkan skill terbaiknya di kompetisi Liga 1 2019.

Selain Comvalius, barisan lini depan Arema Fc juga terisi sederet pemain handal. Seperti, Ahmad Nur Hardianto yang mampu tampil gemilang hingga mengantar Arema juarai Piala Presiden 2019. Ada juga Titan Agung Bagas, Zidane Pulanda, Ricky Kayame, Rivaldi Bowuo, Dedik Setiawan dan Sunarto.

Hamka Hamzah Menolak Tua, Kartika Ajie Darah Muda

Arema juga memiliki mumpuni dengan adanya pemain senior Hamka Hamzah. Bek 35 tahun itu membuktikan kemampuannya dengan menjadi pemain terbaik di Piala Presiden.

Hamka juga menjadi pilihan rutin pelatih musim lalu. Soccerway mencatat dia tampil dalam 19 pertandingan dan selalu menjadi starter.

Sudah tak lagi muda namun langganan menjadi starter membuat Hamka sempat mengeluarkan candaan saat merespons pertanyaan andai Arema juara musim ini. Dia bilang dia bakal pensiun sebagai starter dan rela tampil dari bangku cadangan/

Di depan gawang, Arema juga memiliki kiper muda yang sedang panas. Dia Kurniawan Kartika Ajie.

Totalitas Kartika Ajie terbukti di Piala Presiden. Dia rela menunda bulan madu untuk bermain bersama Arema di babak final Piala Presiden 2019 usai menggelar resepsi pernikahan dua hari sebelumnya.

Faktor Milomir Seslija

Milomir Seslija pembawa hoki utuk Arema FC. Milomir Seslija pembawa hoki utuk Arema FC. (Risky Andrianto/foc/Antara)

Prestasi Arema FC merebut juara Piala Presiden 2019, seperti memberi bukti kehebatan Milomir Seslija meramu performa tim Singo Edan.

Selain itu, Milo boleh dibilang kerap membawa keberuntungan bagi Arema FC. Sebab, beberapa kali memimpin klub lain di Tanah Air, prestasinya justru tak berakhir dengan manis. Sebut saja, Barito Putera, Madura United, dan Persiba Balikpapan.

Namun bersama Arema, Milo beberapa kali mempersembahkan prestasi. Pada musim 2016, dia berhasil memberikan beberapa gelar, seperti Bali Island Cup, Piala Bhayangkara, dan jadi runner-up ISC 2016.

Sudah memiliki skuat menjanjikan, saatnya Arema tak cuma finis di papan tengah musim ini, bukan?

(fem/fem)
sumber: detik.com